Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemantauan Gula Darah Mandiri (PGDM)

 


Oleh : Laili Normalina, AMd.Kep (perawat di Puskesmas Tegalrejo)

Laili Normalina, AMd.Kep (perawat di Puskesmas Tegalrejo)


Pengertian

Pemantauan Gula Darah Mandiri (PGDM), merupakan pemeriksaan gula darah yang bersekala di lakukan dengan menggunakan glukumeter oleh penyandang sendiri dan atau keluarganya. 

Pemantauan glukosa darah mandiri dapat di laksanakan oleh penyandang yang telah mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan terlatih.

MANFAAT PGDM 

  1. Menjaga keselamatan penyandang diabetes
  2. Membantu upaya perubahan gaya hidup 
  3. Membantu dalam memutuskan jenis pengobatan 
  4. Membuat penyesuaian dosis pengobatan

Siapa yang memerlukan Pemantauan Gula Darah mandiri? Penyandang DM

Perlunya di lakukan PGDM : 

  1. Mengetahui nilai-nilai glukosa darah harian (Puasa , 2 jam setelah makan atau sewaktu pada kondisi khusus)
  2. Mengetahui pengaruh diet atau latihan fisik terhadap glukosa darah.
  3. Mengetahui pengaruh obat terhadap glukosa darah


Biasanya pengecekan gula darah mandiri yang hasilnya Tinggi (lebih dari 200 ) itu perlu di konfirmasi? Kenapa perlu di konfirmasi?


Persiapan alat cek gula darah:

  1. Stik gula darah
  2. Tisue
  3. Alkohol swab/kapas alkohol
  4. Chip stik gula darah( biasanya jadi satu dg stik gulanya)
  5. Alat glukometer
  6. Jarum ( lancet)
  7. Blood lancet pen (pen jarum)


Cara Cek Gula Darah



Nah Yang perlu di perhatikan! 

Pada saat membuang stik dan jarum bekas pemeriksaan gula darah tadi ke tempat sampah medis. BUKAN di tempat sampah umum.

Pembuangan Bahan medis habis pakai :

  • buang strip dan lanset yang telah digunakan
  • ke dalam wadah pembuangan yang aman berupa botol, kaleng, kotak karton atau wadah plastik tebal dengan tutup di atasnya.
  • setelah penuh diserahkan ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk dihancurkan.
  • jangan membuangnya ke tempat sampah umum

Faktor-faktor yang mempengaruhi PGDM :

Faktor alat glukometer

  • alat rusak/ tidak berfungsi 
  • strip rusak (lembab ,sinar matahari, kepanasan) 
  • strip kadaluarsa
  • batrai yang lemah
  • layar yang buram , banyak goresan, atau pecah. 

Faktor kerampilan pengguna 

  • salah pasang strip 
  • kalibrasi glukometer yang tidak sesuai kode strip
  • darah yang terkena air. Darah yang terkena alkohol , atau produk kebersihan tangan 
  • tetesan darah yang kurang akibat cara penusukan yang salah 
  • penekanan berlebih pada ujung jari sehingga sempel darah yang keluar berupa plasma


  •   Kadar gula darah puasa (GDP) untuk kategori diabetes adalah ≥ 126 mg/dL
  •   Kategori pra diabetes sebesar 100 125 mg/dL
  •   Kategori normal yaitu < 100 mg/dL

Informasi lainnya dapat diakses melalui website dan media sosial kami :

Website     : www.gendhismanis.id

Instagram dan Twitter : @gendhismanis_id

Facebook   : fb.com/gendhismanis.id

WhatsApp : https://wa.me/6281225721571




Post a Comment

0 Comments