Pemateri Nindi Ana Suprihatini, A.Md.Keb, tenaga Promosi Kesehatan di Puskesmas Tegalrejo
Kenapa penderita PTM beresiko tinggi terkena virus corona ?
Bagaimana cara agar orang yang sudah menderita PTM (Penyakit Tidak Menular) dapat hidup lebih sehat dan meminimalkan resiko tertular covid-19 ?
Kita sama-sama mengenal sebuah jargon yang menyebutkan :
Masa Muda Sehat, Hari Tua Nikmat, Tanpa Penyakit Tidak Menular dan terhindar dari Diabetes Melitus.
Lalu apa yang dimaksud dengan Germas? Singkatan yang sudah sering kita dengar yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Sudah kita ketahui bahwa penderita DM termasuk dalam penderita PTM.
Sehingga dengan pengetahuan ini diharapkan kepada bapak ibu yang tidak menderita DM dapat terhindar, tetapi yang sudah terkena DM dapat berperilaku sehat sehingga tidak memperparah kondisinya.
Dari materi diatas bisa dijelaskan bahwa faktor resiko penyebab penyakit tidak menular itu disebabkan karena : kurang aktifitas fisik, kurang konsumsi buah dan sayur, minum alkohol, dan merokok.
Oleh karena itu PTM dapat dicegah dengan GERMAS(GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT) dengan pengertian seperti di atas .
7 pilar pokok Germas
Point yang pertama yaitu melakukan aktifitas fisik
Apakah aktifitas fisik berikut masuk dalam kategori aktifitas fisik yang tepat?
- apakah menyiram tanaman setiap hari termasuk aktifitas fisik ?
- apakah hanya 10 menit melakukan kegiatan masuk aktifitas fisik ?
Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa melakukan siram tanaman dianggap sudah aktiiftas fisik, ternyata kurang tepat .
Syarat kita melakukan aktifitas fisik yang masuk Germas adalah :
- dilakukan minimal 30 menit.
- kegiatan tersebut dilakukan rutin minimal 5x dalam seminggu.
- menimbulkan reaksi peningktan detak jantung dan berkeringat.
Misal dengan mencuci baju kalau, tetapi jika dengan mesin cuci berarti tidak termasuk, tetapi kalau manual otomatis akan capek dan menimbulkan reaksi tubuh untuk berkeringat dan waktunya minimal 30 menit berarti masuk aktifitas fisik, bisa bersepeda, jalan kaki atau jogging.
Jadi untuk yang sudah rutin melakukan aktifitas fisik dan waktunya belum cukup, dapat ditambah lagi supaya dapat memenuhi.
Contoh aktifitas fisik yang lain yakni senam yang dilakukan seminggu 2 kali, setiap senam dilakukan selama 2 jam, total waktunya 240 menit, kegiatan fisik ini sudah memenuhi syarat yaitu minimal per minggunya 150-210 menit kalau di akumulasi.
Yang juga perlu diperhatikan adalah dalam melakukan aktifitas fisik disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing, atau intensitas sedang karena aktifitas fisik yang terlalu berat juga tidak baik.
Germas yang kedua yaitu mengonsumsi sayur dan buah .
Minimal kita perhari harus mengomsumsi buah dah sayur 5 porsi, takarannya bagaimana ?
Takaran sayur kita bisa menggunakan perumpamaan mangkok di prasmanan, jika 3 mangkok full sayur sehari , maka buahnya 2x , atau sebaliknya.
Germas yang ketiga yaitu tidak merokok
Kenapa penderita DM tidak disarankan untuk merokok ?
Sebenarnya merokok itu tidak baik untuk siapapun, karena kandungan dalam rokok itu semuanya zat berbahaya untuk tubuh, jika tubuh kita tidak sehat maka akan mudah untuk terkena infeksi karena daya tahan tubuh yang tidak baik.
Germas yang keempat yaitu tidak minum alkohol
Sama halnya dengan rokok , minum alkohol merupakan kebiasaan yang tidak sehat. dan memiliki efek di kemudian hari atau dimasa tua.
Germas yang kelima yaitu memeriksa kesehatan secara teratur
Pemeriksaan kesehatan yang rutin dan teratur seperti melakukan pengukuran tekanan darah, cek gds, kolesterol dll, tujuannya supaya kondisi kesehatan dapat terpantau, dan jika ada hasil yang kurang baik dapat segera ditangani, pemantauan berat badan juga perlu.
Namun dimasa pandemi covid-19 ini bagi yang menderita DM atau PTM yang lain diharapkan untuk mengurangi kontak dengan fasilitas kesehatan jika tidak benar-benar memerlukan. Jadi untuk pengobatan rutin sebaiknya mengikuti aturan dari faskes masing-masing, yang terpenting tetap memantau diri sendiri dan minum obat secara teratur sesuai resep dokter.
Program CERDIK
Program CERDIK adalah langkah preventif yang dibuat agar masyarakat yang masih sehat dan bugar dapat terhindar dari berbagai penyakit tidak menular (PTM) termasuk didalamnya penderit DM. Program ini terdiri atas:
- Cek kesehatan secara rutin/berkala
- Enyahkan asap rokok
- Rajin Olahraga
- Diet sehat
- Istirahat yang cukup
- Kelola stress
Bagi yang menderita DM/ mencegah agar tidak terkena DM harus paham tentang 6 point tersebut diatas, yang sudah terkena DM supaya tidak memperparah kondisi dan yang tidak agar dapat mencegahnya
Program PATUH
Program PATUH , yg dibuat untuk pasien penyandang penyakit tidak menular (PTM) termasuk didalamnya penderita DM agar penyakit tidak semakin parah dan tetap terkontrol kesehatannya. Program ini meliputi:
- Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter
- Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur
- Tetap diet sehat dengan gizi seimbang
- Upayakan beraktivitas fisik yang aman, serta
- Hindari rokok, alkohol dan zat karisogenik lainnya
Program penanggulangan Diabetes Melitus yang bisa dilakukan
1. Pemeriksaan Kesehatan Secara Teratur
Pedulilah akan kesehatan Anda. Banyak orang mengabaikan gejala tipe 2 karena merasa badan sehat-sehat saja. Diabetes yang tidak dideteksi secara dini dapat menyebar ke organ lain dan menimbulkan penyakit komplikasi. Kalau anda ingin yakin terbebas, maka jalan satu-satunya yang paling efektif yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan. Tes atau screening bisa dilayani di setiap fasilitas penyedia kesehatan, seperti fasilitas kesehatan, tempat praktek dokter, klinik atau laboratorium.
2. Menjalani Pengobatan Secara Intensif
Tujuan pengobatan jelas untuk membuat gula darah mendekati normal ataupun menjadi normal. Walaupun pengobatan dijalani secara intensif, pemilihan makanan dan aktifitas sangatlah menentukan akan normalnya gula darah. Jangan membeli obat bebas, karena obat diabetes hanya boleh ditebus dengan resep dokter.
3. Aktif Secara Fisik
Setelah obat, maka penderita Diabetes haruslah aktif secara fisik, artinya segala kegiatan fisik haruslah dilakukan agar membantu kadar gula dalam darah keluar dan darah kembali memproduksi insulin. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang punya aktifitas fisik punya resiko lebih kecil sebanyak 30-50% dibandingkan dengan individu pasif.
4. Memperbaiki Kualitas Makanan
Penderita Diabetes ataupun Anda yang ingin bebas haruslah mempunyai diet seiring dengan itu, kualitas makanan sangat mendapatkan peranan penting bagi penderita Diabetes. Perbanyak makanan sehat yang dianjurkan oleh para penderita Diabetes. Kurangi gula, minyak, dan semua makanan berlemak lainnya. Ingatlah untuk selalu mengikutkan buah ke dalam menu Anda.
5. Dukungan Masyarakat
Masyarakat bisa memberikan dukungan untuk para penderita Diabetes dengan aktivitas yang berhubungan dengan fisik, seperti berjalan kaki menelusuri taman. Selain itu, masyarakat perlu ditanamakan tentang kesadaran untuk mengobati Diabetes serta komplikasinya. Advokasi akan penyakit Diabetes pun harus dilakukan juga sehingga aktifitas fisik menjadi semakin bertambah lagi peminatnya.
link untuk informasi obat-obatan https://gendhismanis.id/obat-pada-diabetes-melitus.html
Informasi lainnya dapat diakses melalui website dan media sosial kami :
Website : www.gendhismanis.id
Instagram dan Twitter : @gendhismanis_id
Facebook : fb.com/gendhismanis.id
WhatsApp : http://wa.me/6281225721571








0 Comments